CHANGE COLOR
  • Default color
  • Brown color
  • Green color
  • Blue color
  • Red color
CHANGE LAYOUT
  • leftlayout
  • rightlayout
SET FONT SIZE
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Customise your homepage

teknokra-unila

Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM)TEKNOKRA Universitas Lampung
Home Current Users Begadang Siapa Takut

Begadang Siapa Takut

Begadang jangan begadang, Kalau tiada artinya, Begadang boleh saja, Asal ada perlunya…

Itulah sepenggal bait lagu “Begadang” ciptaan pedangdut legendaris, H. Rhoma Irama yang populer di telinga masyarakat Indonesia. Pesannya jelas, boleh begadang asal ada perlunya, tak pula terus begadangan karena tak baik bagi kesehatan. Efek samping lainnya, mengantuk di siang hari karena energi banyak terbuang.

Seperti halnya Maulana Nurhadian Syah, mahasiswa FKIP Kimia ’07. Ia pernah ketiduran saat kuliah tengah berlangsung karena begadang semalaman. Selain karena ngantuk, posisi duduknya di pojokan kelas pun turut menjadi sebab. Saking pulasnya, ia tak sadar hingga terjatuh dari kursinya. Dan, mahasiswa lain pun tergelak melihat tingkahnya.

Tak hanya Maulana, dua rekannya, Asep Nugroho dan Aria Aditya Jaya yang duduk berjejer di belakangnya juga tertidur meski tak sepulas Maulana. Karena suasana gaduh, keduanya pun ikut menertawakan Maulana. Mereka tak sadar bila sudah mendapat pantauan dari dosen yang mengajar. “Kami langsung diminta keluar oleh dosen untuk cuci muka,”ujar Asep.

Asep menuturkan, ia dan kedua rekannya itu begadang hingga larut malam karena kesibukan organisasi. Selaku panitia pengajian tahunan organisasi tingkat Program Studi Kimia, mereka ditugaskan menata ruangan Gedung F FKIP. Mereka menyiapkan bahan-bahan dekorasi selepas salat Isya hingga menjelang azan Subuh. Siangnya dilanjutkan dengan mendekor ruangan hingga menjelang waktu zuhur.

Setelah semua komplit, mereka bergegas menyiapkan diri untuk mengikuti perkuliahan yang ditaja pukul 13.00. “Enggak ada waktu untuk tidur,” tutur Asep. “Awalnya memang enggak ngantuk, tapi kira-kira pukul setengah tiga, kami mulai ngantuk. Harusnya kejadian itu enggak kepergok dosen kalau saja Maulana enggak terjatuh saat tidur,” ucapnya tergelak. 

Asep mengaku memang sering begadang. Alasannya beragam, dari mengerjakan tugas kuliah, kepentingan organisasi seperti diskusi dan rapat atau sekadar untuk menghilangkan penat. Ia biasa nongkrong di warung pertigaan Kampung Baru (depan kantin Rizki) bersama rekan-rekannya. Kalau sedang libur kuliah, ia biasa begadang hingga pukul 02.00 dini hari. “Janjian dulu lewat SMS. Dah itu ngobrol, supaya enggak stres,”tutur Asep.

Rutinitas begadang juga biasa dilakukan para aktivis unit kegiatan mahasiswa (UKM) di tingkat universitas. Ahmad Hidayat (FMIPA ‘06) selaku ketua UKM Bidang Seni misalnya. Ia memandang perlu begadang jika ada tujuan positif, misal rapat, belajar menulis puisi, bermain gitar, latihan drama dan hal lain. Namun, mahasiswa yang begadang menurutnya harus bisa mengatur waktu agar tidak mengganggu kuliah.

Hal sama juga diutarakan Zuliana (Hukum ‘03) selaku mantan Ketua Umum UKM Mapala tahun 2008. Menurutnya, selain untuk berdiskusi atau rapat membahas program kerja, Mapala juga kerap menggelar forum curhat sesama anggota. “Tujuannya untuk kedekatan emosional, supaya bisa mempererat hubungan silaturahmi.”

Menurut Abdul Syani, selaku Dosen FISIP Sosiologi Unila, begadang biasanya dilakukan untuk melepaskan diri dari kondisi yang menekan psikologis. Dipandang dari tujuannya, begadang dibagi menjadi dua kategori; positif dan negatif.

Begadang dalam hal positif, boleh dilakukan selama tidak mengganggu orang lain, menghasilkan sesuatu yang berguna, punya tujuan jelas, targetan waktu, terencana, sesuai kebutuhan, dan bertanggungjawab. Sedangkan dari sisi negatif, sifatnya merugikan, seperti mabuk-mabukan, sekedar ikut-ikutan, dan meresahkan masyarakat sekitar. “Begadang malah merugikan diri sendiri dan orang lain,” tuturnya.

Orang yang sering begadang biasanya gampang marah karena  emosinya  kurang stabil. Efek sosiologisnya, biasanya dipisahkan dengan kultur yang lain, sebab masyarakat cenderung menilai begadang sebagai kegiatan yang negatif.

Sementara itu, dipandang dari segi kesehatan, dr. Boy Zaghlul Zaini selaku Dokter Umum UGD Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek Bandar Lampung mengatakan, begadang hanyalah merubah waktu tidur. Dari yang seharusnya tidur pada malam hari karena kepentingan tertentu diganti menjadi siang hari.

Aktivitas begadang harus disiapkan dan terencana seperti kebutuhan gizi dan makanan yang cukup. Karena saat begadang, energi dalam tubuh lebih banyak terkuras. Waktu malam yang seharusnya digunakan untuk istirahat dipakai untuk beraktivitas. Kemampuan otak dalam berpikir juga jangan terlalu diporsir. “Jika dipaksakan, pekerjakan yang dikerjakan tidak akan beres,” tegas Boy yang juga ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung.

Menurut Boy, orang yang sering begadang memiliki ciri-ciri seperti kelopak bawah mata menjadi hitam, mata sayu, dan mukanya pucat. Namun itu hal yang wajar. Begadang yang porsinya hanya hura-hura seperti mabuk-mabukan dan mengonsumsi rokok akan berdampak pada kesehatan, khususnya paru-paru, lambung, dan hati. “Begadang semacam ini harus dihindari,”tuturnya.

Kapasitas tidur bukanlah dilihat dari kuantitasnya melainkan kualitas tidur yang cukup. “Meski hanya dua jam tidur asalkan nyenyak itu lebih baik dari pada tidur berjam-jam tetapi tidak nyenyak,”jelas Boy. Aktivitas begadang memang harus dipersiapkan, seperti meminum kopi. Kopi mengandung zat kafein yang berfungsi untuk menambah konsentrasi sepanjang tidak mengganggu kesehatan lain dan dalam porsi yang sesuai. (Nova Sylviana)

 

 

 

Last Updated ( Saturday, 09 July 2011 14:29 )  
Image
baner5
Wednesday, 06 July 2011
Image
baner3
Wednesday, 06 July 2011
Image
baner2
Wednesday, 06 July 2011
Image
baner1
Monday, 09 October 2006

Like Facebook

Please enter valid API Key from Facebook Page.

Teknologi

Image
Kulit Singkong Cegah Logam Berbahaya
Wednesday, 11 October 2006
Kulit singkong ternyata dapat... Read more...
Image
Silika dari Sekam Padi
Wednesday, 11 October 2006
Data Food and Agriculture... Read more...

galeri

Image
Sambutan Rektor Universitas Lampung
Wednesday, 06 July 2011
Image
Sampah Berserakan
Wednesday, 06 July 2011

Tokoh

Image
Dokter Hati dan Pikiran
Friday, 08 July 2011
Minggu 6 Febuari 2011 di... Read more...
Image
Hasil, Buah Dari Proses
Thursday, 07 July 2011
Izin operasional Program... Read more...
Image
Cintailah Bahasa Sendiri!
Thursday, 07 July 2011
Penggunaan Bahasa Lampung... Read more...

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday79
mod_vvisit_counterYesterday156
mod_vvisit_counterThis week79
mod_vvisit_counterThis month3010
mod_vvisit_counterAll45283

About JA Vauxite

Senectus condimentum Vestibulum est tempus ac Donec Nulla ac nec Lorem. Nec semper sem vel nibh adipiscing Quisque et nec Nam nunc. Penatibus eu enim sapien nunc enim nulla consectetuer leo Aliquam hendrerit. Vestibulum Nunc eros faucibus pede. Read more...